Posted on

Tanggal Pernikahan, Bagaimana Menentukannya?

Tips Memilih Souvenir Pernikahan

Tanggal Pernikahan, Hari Baik Pernikahan, Hari pemberkatan, Tanggal Akad Nikah, Tanggal Resepsi, bagaimana menentukannya?

Persiapan Pernikahan Series: Berikutnya yang harus dilakukan dalam persiapan pernikahan yaitu menentukan tanggal pernikahan Anda.

Saat tanggal pernikahan sudah ditetapkan, Anda dapat lebih bersemangat dalam menyiapkan hal lainnya.

Namun ada yang harus perlu Anda sadari sebelumnya, dalam menentukan tanggal pernikahan seringkali dibubuhi perdebatan. Entah itu antara Anda dan pasangan, bahkan dengan anggota keluarga masing-masing. Ingatlah bahwa ini hal yang wajar dan rileks saja menghadapinya.

Apapaun yang bakal tersaji di sana, anggap itu sebagai perhatian khusus bagi pernikahan Anda dari keluarga. Tetaplah fokus pada keberlanjutan Anda menjalin pernikahan dengan pasangan Anda.

Haruskah menentukan Hari Baik Pernikahan?

Atau, benarkah ada hari tidak baik?

Tentu hal ini akan menjadi bermacam-macam cara melihatnya. Tak jarang hari baik berkaitan dengan keyakinan tertentu. Keyakinan pada masing-masing pihak yang akan menjalani atau terlibat dalam suatu rangkaian pernikahan. Kedua calon mempelai dan pihak keluarga besar kedua mempelai.

Pada beberapa kejadian, menentukan tanggal pernikahan tidak asal tunjuk atau sembarangan. Ada perhitungan-perhitungan tertentu dalam memilih tanggal dan hari yang baik sesuai adat dimana kepercayaan tempat kedua mempelai berada.

Menentukan hari pernikahan seringkali, namun tidak semua, ada kaitannya dengan keyakinan atau adat tertentu yang dianut, utamanya oleh keluarga besar. Dalam situasi tertentu keluarga mungkin cukup dengan pedoman Agama, namun tak jarang juga keluarga mempertimbangkan adat yang berlaku di mana keluarga bermukim.

Dalam adat Jawa misalnya, ada perhitungan tanggal atau hari tertentu berdasarkan weton (hari lahir) yang ini berlaku juga dalam menentukan hari pernikahan.

Dalam adat lain pun tentu akan berbeda perhitungannya.

Di lingkungan perkotaan yang modern, mungkin pertimbangan perhitungan tersebut mulai banyak ditinggalkan.

Keyakinan yang berbeda secara agama atau adat istiadat, tak jarang, tak dapat terhindarkan dalam menentukan hari tanggal pernikahan. Walaupun untuk kedua calon mempelai mungkin tidak terlalu ambil pusing dalam hal ini.

Keyakinan agak mustahil ditawar, namun masih ada kemungkinan situasi tetap menjadi harmonis dengan sikap Anda untuk Menghormatinya. Sepanjang Agama yang Anda dan Pasangan Anda anut sama, semua perbedaan masih bisa diatasi.

Menentukan Tanggal Pernikahan, Bagaimana caranya?

Nah untuk Anda calon pengantin, alanghkah lebih baiknya juga mempertimbangkan hal dan teknis lain terkait tanggal atau hari pernikahan.

Agar pernikahan semakin berkesan, coba cari tanggal Tanggal Cantik terdekat. 16-06-2016 / 16 Juni 2016 misalnya, bisa kita sebut sebagai rangkaian angka cantik. Atau pilih moment spesial. Misal tanggal jadian, atau tanggal ulang tahun Anda atau pasangan.

Bisa juga Anda menentukan hari pernikahan agar bersamaan dengan hari-hari besar tertentu agar kelak lebih mudah mengingat moment pernikahan. Bertepatan dengan hari Valentine, bersamaan dengan tanggal kemerdekaan, dst.

Dalam tradisi masyarakat Islam dalam contoh lain, tak jarang acara akad nikah dilangsungkan pada bulan-bulan besar, misalnya menikah di Bulan Suci Ramadhan. Atau kita bisa mengikuti bulan-bulan yang ramai pernikahan, misalnya bulan Syawal.  Momen sekitar (pasca) Idul Fitri banyak dimanfaatkan untuk melangsungkan pernikahan. Jika Anda seorang Muslim, ini bisa dipertimbangkan.

Di luar hal di atas, beberapa poin di bawah ini bisa jadi pertimbangan teknis Anda dalam menentukan tanggal pernikahan:

  1. Hari atau tanggal libur atau tanggal merah juga bisa Anda gunakan untuk melangsungkan Resepsi Pernikahan. Akan lebih bagus apabila hari libur tersebut jatuh pada hari kerja. Biasanya harga vendor, gedung misalnya bisa jauh lebih hemat. Akan tetapi Anda harus menghindari hari libur nasional yang panjang. Di liburan semacam itu, biasanya orang yang akan mengambil cuti untuk rekerasi, bepergian jauh atau liburan.
  2. Hindari juga tanggal dan hari yang sama dimana ada kerabat atau keluarga Anda yang mempunyai acara besar lain. Ini agar pernikahan Anda lebih diprioritaskan oleh keluarga besar.
  3. Pilihlah tanggal atau hari di mana tugas atau pekerjaan kantor Anda dan pasangan tidak terlalu banyak.
  4. Pertimbangkan musim dan cuaca di daerah, ini penting jika Anda dan pasangan memilih lokasi di luar ruangan untuk acara pernikahan.

Komunikasi Antar Keluarga Besar

Menentukan hari pernikahan, terpenting adalah dicari jalan tengahnya bersama keluarga kedua belah pihak. Saling menghormati prinsip masing-masing keluarga agar kemudian tak menimbulkan problem dapat mengganggu inti tujuan pernikahan.

Menikah adalah hal yang sakral. Menikah adalah berkomitmen tidak hanya kepada sesama manusia (pasangan), namun juga disaksikan oleh Tuhan. []